Kali Pertama Memanah



DikRust.Com - Olahraga adalah sebuah kegiatan yang mengharuskan menggerakan seluruh anggota tubuh. Pada dasarnya, seorang manusia membutuhkan olahraga untuk membuat hidup sehat dan menambah stamina dalam menjalani hari. 

Dalam Islam sendiri, Rasulullah SAW tidak melarang ummat-Nya untuk berolahraga selama olahraga yang kita lakukan tidak menyakiti orang lain, tidak merugikan orang lain dan tidak mengharuskan kita untuk membuka aurat kita. 

Ada beberapa olahraga yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW salah satunya adalah olahraga MEMANAH. Salah satu olahraga yang membutuhkan fokus kita dalam membidik sebuah target. 


Pertama kali saya memanah yaitu saat saya masih remaja, saat awal-awal tahun 2018. Ya, baru-baru ini lah. Awalnya saya takut untuk memainkan anak panah. Saya takut terjadi sesuatu saat saya memainkannya. 

Saya diajarkan memanah oleh seorang guru yang ahli di bidang memanah. Yaiyalah, gak mungkin kan saya belajar memanah sama orang yang ahli memasak?? Belajar sesuatu itu harus pada ahlinya. Bukan begitu?? 

Nama beliau adalah Kang Imron, orang yang pertama kali mengajarkan saya tentang memanah. Waktu pertama kali belajar  memanah, beliau menjelaskan bagian-bagian panah, dan bagaimana cara memasang nya. Ternyata saya baru sadar, bahwa untuk memasngnya pun tidak sembarangan. Beliau mengajarkan langkah demi langkahnya.

Saya perhatikan dengan lamat-lamat. Namun, entah kenapa waktu Kang Imron memasang panah, busur nya patah saat mau dipasngkan. Alhasil kejadian tersebut terekam dlam pikiran saya. Sampai saat ini saya tidak berani melakukannya dan saya belum bisa melakukannya. 

Beberapa waktu berlalu, saya kembali belajar memanah. Saat itu saya belajar memanah dengan Kang Hendrik. Tentunya orang yang jago juga dalam memanah ya.. :) 
Pembelajaran saat itu, yaitu langsung praktik memanah dan pastinya sebelumnya di kasih tahu terlebih dahulu cara yang benar dalam memanah. 

Saya memulai dengan mungacapkan Basmallah. Ketika semua sudah siap, saya mulai meluncurkan anak panah saya pada sasaran. Dan ahh, anak panah pertama kali saya tidak tepat sasaran. Tapi, saya tidak menyerah. Saya terus mencoba dan mencoba untuk mengenai sasaran. 

Ketika anak panah saya mengenai sasaran, Subhanallah.. Perasaan senang, dan bangga terus bercampur aduk. Itu adalah pengalaman yang sangat luar biasa. Sampai saat ini, saya tidak pernah bosan untuk memanah. Memanah selalu memberikan sensasi tersendiri bagi saya, apalagi saat anak panah nya kena sasaran.

Dari Memanah, saya dapat mengambil pelajaran, bahwa untuk medapatkan atau meraih sesuatu yang kita inginkan kita harus fokus pada sesuatu itu. Kita harus berkonsentrasi agar mampu mencapainya. 

Memanah adalah buang-buang waktu yang mendapat pahala.. Yuk, kita mulai belajar memanah?? 

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Kali Pertama Memanah"

  1. waa pengalaman yang sangat seru apalagi memanah ada sejak zaman nabi jangan lupa mampir juga ya di blog ana www.pejuangtangguh.com

    ReplyDelete