Kamis, 19 April 2018

Jual Kaos Persib BOBOTOH MANGPRANG

Kaos Persib
BOBOTOH MANGPRANG

IDR. 125.000,-  IDR. 99.000,-
GRATIS BONUS !
Cutting Sticker Persib Bandung untuk setiap pemesanan.

Spesifikasi Produk

Bahan Kaos Menggunakan Cotton Combed 30S (pendek) & 24S (panjang)
Sablon menggunakan bahan polyflex jenis PU dari Rhinotec (salahsatu sponsosr PERSIB)
Info SIZE :

Ukuran   S :  38 x 58  (cm)
Ukuran M : 41 x 63 (cm)
Ukuran ML : 44 x 65 (cm) cocok untuk laki2 ukuran M atau All size
Ukuran L : 50 x 69 (cm)
Ukuran XL : 52 x 71 (cm)
Ukuran XXL : 56 x 76 (cm)



Cara Pemesanan


  • Pemesanan menggunakan sistem P.O yang dibuka setiap 3 hari sekali.
  • Kamu bisa memesan dengan menghubungi nomb. WA berikut : 085220334811 (tinggal di KLIK) 
  • Admin akan menginfokan harga dan jumlah ongkir yang harus dibayar, kemudian hal lainnya yang berkaitan dengan produk.
  • Silahkan transfer jumlah pembayaran ke rekening BCA 1480793621 a.n Irma Rahayuna .
  • Lakukan konfirmasi pembayaran ke admin dengan menyertakan screenshoot/foto bukti transfer.
  • Setelah pembayaran dikonfirmasi maka pesanan akan segera diproduksi setelah masa P.O selesai.
  • Jika belum ada konfirmasi pembayaran maka akan dimasukan ke daftar tunggu masa produksi berikutnya.
  • Proses produksi 3 – 5 hari dan pesanan akan dikirim menggunakan kurir JNE atau J&T Express

Selasa, 17 April 2018

Langkah-langkah Membuat Gmail

DikRust.Com- Seiring dengan berkembangnya zaman, banyak orang yang telah mengenal dunia internet. Yang awalnya mengabari sanak sodara menggunakan surat, sekarang kita dapat menggunakan e-mail yang lebih praktis. Banyak kelebihan dari e-mail ini, yang pastinya akan menghemat waktu kita. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa masih banyak pula orang yang tidak tahu bagaimana cara membuat e-mail tersebut.


Berkaitan dengan situasi tersebut, saya akan membuat artikel tentang Cara Membuat Akun Gmail. Semoga artikel ini dapat membantu Sahabat yang sedang kesulitan dalam membuat gmail ya. :)
Selamat membaca ya :)

Kelebihan dan Kekurangan Gmail

Sebelum, membahas cara membuat gmail, kita harus tahu dulu apa kelebihan dan kekurangan dari Gmail tersebut. Setiap aplikasi ataupun program pasti mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tidak ada yang sempurna .. 

Berikut adalah kelebihan dan kekurangan dari Gmail.

  1. Kelebihan Gmail


  • gtalk
    fungsinya digunakan untuk chatting dengan sesama penggunaan gmail secara offline,meskipun kalah terkenalnya dari ym tetapi masih banyak yang digunakannya.
  • Tempat penyimpanan yang besar
    Kita bisa menerima file berukuran besar dengan gmail,dan tempat penyimpanan ini kian besar dari hari ke hari
  • Satu login untuk semua
    Jika kita login ke gmail maka secara otomatis kita telah login ke youtube,blogger dll yang  berhubungan dengan google.
  • Memiliki kuota lebih dari 2828 mb yang di berikan secara gratis.sehingga tidak perlu menghapus email mana pun
  • Difasilitasi autoresponder
  • Dapat menkongurasi untuk menggunakan pop3.dengan demikian kalian dapat mendownload email kalian dan membaca di rumah,tanpa harus menghubungkan ke internet.
  • Tanpa iklan pop up,tanpa banner, iklan yang ada hanyalah  iklan berbaris yang kecil saja yang sudah disesuaikan dengan email.
  • Fasilitas pencarian google untuk mencari email yang di kehendakinya, kapan pun email dikirim dan diterimanya, kekuatan utamanya diwebmail ini terletak pada mesin google yang di rasakan bersama.
  • Setiap pesan dijadikan satu dengan balasanya, dan di tampilkan sebagai percakapan
  • Software kepada pihak ketiga
  • Bebas email sampah
  • Setiap email yang dikirimkan dan diterima telah di scan melalui antivirus avg yang menjaminkan email kita bebas virus.
  • Kecepatan dalam hal pengiriman dan pengambilan data
  • Fitur yang lengkap dapat dikustomizasikan sesuai dengan keperluan kita.
  • Account dapat digunakan untuk mendaftar di milis yang menggunakan domain email lainnya.
  • Bisa di akses menggunakan hp.

2. Kekurangan Gmail

  • Mungkin layanan google gmail memang sangat menarik dari segi fitur hingga segi penggunaannya juga semakin bertambah.
  • Tidak ada menu drag dan dropnya, fitur drag dan drop email telah support di yahoo, namun tidak ada di gmail.
  • Fitur delete. Memang shortcut keyboard sudah ada di Gmail, tapi untuk shortcut penghapusan email bukan berupa tombol yang biasa digunakan, yakni “Delete” di keyboard, kok malah di tombol “#”.
  • Fitur label. Gmail tidak menyediakan fasilitas pembuatan folder baru, tapi hanya berupa pemberian label baru di masing-masing email. Fasilitas ini memiliki kelemahannya yaitu email masih akan tetap tampil di kotak inbox.
  • Scan email. Gmail memang dilakukan proses scanning email di semua inbox, sehingga Google dapat memasang iklan yang tepat sasaran.
  • Statis signature. Layanan email lain masih memberikan fasilitas membuat lebih dari satu signature untuk banyak alamat email.

Itu adalah beberapa kelebihan serta kekurangan dari Gmail.. Sekarang saatnya kita membuat akun gmail.

Langkah-langkah Membuat Gmail

  1. Terlebih dahulu kita pastikan komputer kita sudah terkoneksi ke internet ya :). Kalo sudah,kita langsung buka buka browser yang ada di komputer kita. Seperti Google Chrome, Mozilla Firefox, Opera Mini dan yang lainnya.
    Buka Browser
  2. Setelah tampilan browser terbuka, kita ketikkan alamat Gmail di kotak pencarian. 
    Tampilan Browser
  3. Setelah itu akan tampil hasil dari pencarian yang telah kita lakukan. Kita pilih yang paling atas. Kemudian kita klik.
    Hasil Pencarian
  4. Akan muncul tampilan dari Gmail.com
  5. Setelah itu, kita pilih More Options ya, karena kita akan belum punya akun Gmail nya. Jangan lupa klik "Create Account" ya.
  6. Akan muncul tampilan dan kita lengakapi kolom yang telah disediakan ya.Isi sesuai data kita ya. 
    Sebelum Diisi

    Ini tampilan setelah diisi ya. Jangan lupa untuk klik "Next Step" atau "Langkah Selanjutnya"
    Setelah Diisi
  7. Setelah itu kita akan masuk ke tampilan selanjutnya. Kita Klik "I Agree" atau "Saya Setuju"
    Privacy And Terms
  8. Setelah itu kita telah berhasil membuat akun gmail kita.Kita klik 'Continue to Gmail'
    Tampilan Welcome
  9. Selamat, kita telah berhasil membuat akun gmail. Ini adalah lembar tampilan kerja Gmail.
    Lembar Kerja Gmail

    10. Selesai

Itu adalah Langkah-langkah membuat Akun Gmail sahabat..
Semoga bermanfaat ya. 
Gunakan GMail dengan sebaik-baiknya, jangan sampai menyalahgunakan fungsi dari Gmail tersebut

Sekian dulu ya Sahabatku.. 

Terima kasih buat sumber-sumber yang telah mendukung pembuatan artikel ini, Maaf gak bisa disebutkan satu persatu, soalnya saya lupa lagi.. Yang jelas izin meneruskan ya. Hanya beberapa kok :) 
Semoga bermanfaat ya ..



Sumber  : Diki Rustandi

Stiker Nama




📣📣Open PO. untuk hari Minggu, 22 April 2018📣📣📣📣
.
👉👉👉STIKER NAMA😍😍
.
Info dan Pemesanan Klik

 
WA 085220334811
.
Untuk daerah Cikajang dan sekitarnya
.

Buruan, Pesan SEKARANG
.
Tersedia pilihan warna
Pilihan jenis huruf
Harga terjangkau
COD ( Bayar ditempat)
Nama sesuai keinginan (tdk lebih dari 15 karakter)
Bisa memilih 1 icon Medsos (e-mail, fb, ig, WA)
1 Set berisi 20 stiker
1 set bisa 3 nama dan 3 jenis huruf (satu warna)
Menerima pesanan dalam jumlah besar

Jual Kaos Persib Nu Aing Aing & Persib Nu Allah

Kaos Persib Nu Aing
Aing & Persib Nu Allah

IDR. 125.000,-  IDR. 99.000,-

Spesifikasi Produk

Bahan Kaos Menggunakan Cotton Combed 30S (pendek) & 24S (panjang)
Sablon menggunakan bahan polyflex jenis PU dari Rhinotec (salahsatu sponsosr PERSIB)
Info SIZE :

Ukuran   S :  38 x 58  (cm)
Ukuran M : 41 x 63 (cm)
Ukuran ML : 44 x 65 (cm) cocok untuk laki2 ukuran M atau All size
Ukuran L : 50 x 69 (cm)
Ukuran XL : 52 x 71 (cm)
Ukuran XXL : 56 x 76 (cm)



Cara Pemesanan


  • Pemesanan menggunakan sistem P.O yang dibuka setiap 3 hari sekali.
  • Kamu bisa memesan dengan menghubungi nomb. WA berikut : 085220334811 (tinggal di KLIK) 

  • Admin akan menginfokan harga dan jumlah ongkir yang harus dibayar, kemudian hal lainnya yang berkaitan dengan produk.
  • Silahkan transfer jumlah pembayaran ke rekening BCA 1480793621 a.n Irma Rahayuna .
  • Lakukan konfirmasi pembayaran ke admin dengan menyertakan screenshoot/foto bukti transfer.
  • Setelah pembayaran dikonfirmasi maka pesanan akan segera diproduksi setelah masa P.O selesai.
  • Jika belum ada konfirmasi pembayaran maka akan dimasukan ke daftar tunggu masa produksi berikutnya.
  • Proses produksi 3 – 5 hari dan pesanan akan dikirim menggunakan kurir JNE atau J&T Express




Kumpulan Cerpen : Rindu Membawa Pilu


DikRust.Com- Berikut adalah sebuah Cerita Pendek yang akan saya posting.
Judul : Rindu Membawa Pilu


"Aku tak ingin semua ini berlalu dengan cepat"

Dekapannya terasa begitu menghangatkan. Kenyamanan ini baru aku rasakan kembali. Kupandangi setiap sudut diruangan ini. Masih sama. Masih sama seperti saat aku masih tertawa lepas seperti keluarga yang sempurna kala itu. Teringat kenangan-kenangan indah sebelum aku pergi dari tempat ini. Aku memilih untuk pergi karena kala itu kedua orangtuaku memutuskan untuk berpisah. Aku tak tahu harus memilih siapa. Ayah dan ibu adalah dua orang yang paling aku sayangi. Keadaan memaksa ku untuk pergi dari tempat ini. Aku pun pergi ke luar kota untuk bekerja. Kini, setelah sekian lama aku pergi dari tempat ini, aku kembali. Aku ingin meluahkan semua kerinduanku pada ayahku.


Dekapannya begitu erat, semua rindu ini ku luahkan. Tak ada kata yang terucap, hanya diam membisu. Air mata pun tak sengaja menetas, pertanda akan kebahagiaan yang selalu aku harapkan.

"Pa, Dia siapa?", seorang anak kecil memanggil ayahku dengan sebutan papa.

"Apa? Papa?", aku bertanya dalam hatiku.

Anak kecil itu adikku? Sejak kapan aku punya seorang adik? Apa mungkin ayah dan ibu kembali rujuk saat aku pergi dari rumah?. Atau??. Entahlah, pertanyaan-pertanyaan seputar anak ini terus terpikirkan oleh ku.

"Dia Kakak mu, Nak!", ayahku memberitahunya.

Aku hanya mengangguk. Tak ada kata yang kuucapkan. Senyumku mulai merekah. Berarti benar dugaanku dia adikku. Mungkin ayah dan ibuku kembali rujuk saat aku pergi.

Perjalanan yang jauh membuatku cape, aku pun memutuskan untuk pergi ke kamar. Ayah menunjukan kamarku yang dulu. Kamar ini masih rapi. Kamar ini selalu di bersihkan walau tak ada yang menempati semenjak aku pergi. Banyak benda-benda kenangan yang tersimpan tanpa tersentuh siapapun di kamar ini.

Di kamar ini, aku membaca buku milikku yang tertata rapi di rak sebelah ranjangku. Aku mulai membaca kata perkata dalam buku itu. Setelah beberapa halaman, sebuah poto wanita cantik terjatuh dari buku itu. Ya, poto itu adalah poto kekasihku, Sherina.

Sherina adalah kekasihku semenjak 5 tahun yang lalu. Ketika aku pergi dari rumah ini aku sempat memberitahukannya. Namun, dia tak pernah meresponnya. Alhasil sampai saat ini aku tak tahu bagaimana keadaannya. Aku tak tahu dimana dia sekarang. Yang jelas aku sangat merindukannya.

Setelah beberapa menit, ayahku memanggilku untuk makan siang bersama.

"Brian, ayo kita makan dulu. Ayah tunggu di ruang makan."

"Iya, siap Yah!", sahutku dengan semangat.

Telah lama aku tak makan bersama keluargaku. Aku sangat semangat. Aku sangat merindukan momen-momen seperti ini. Aku pun pergi ke ruang makan yang letaknya masih sama seperti dulu. Langkah demi langkah kaki ku ayunkan.

Setelah sampai di ruang makan, aku melihat ayah dan seorang anak kecil yang sedang duduk di atas kursi bersiap untuk makan. Tak lupa, seorang wanita yang aku lihat dari belakang. Aku yakin, itu adalah ibuku. Mengenakan kerudung berwarna biru tua. Mengingatkanku akan Sherina. Ya, biru tua adalah warna kesukaannya.

Tak banyak bicara, aku langsung memeluk wanita yang ku pikir ibuku itu. Aku sangat merindukan ibu. Dengan kaget wanita itu mencoba untuk melepaskan pelukanku.

"Kenapa? Apa ibu tak merindukanku?", tanyaku pada wanita itu.
"Bu.... Bu... Bukan begitu.. " jawabnya terbata-bata.

Aku sudah tidak asing lagi dengan suara itu. Suara yang selalu membuatku jatuh cinta. Suara orang yang selama ini aku cari..

Perlahan aku perhatikan wajah wanita itu dengan lamat-lamat. Aku langsung melepaskan pelukanku. Aku melihat tajam kepada ayah dan wanita itu. Badanku gemetar. Air mata perlahan menetes. Aku tak sanggup bicara sepatah kata pun. Kerinduanku berubah seketika menjadi rasa pilu.

Wanita itu bukan ibuku!!
Ternyata ayah tak kembali rujuk ketika aku pergi. Aku sangat kecewa. Dan yang paling menyayat hatiku adalah wanita itu.
Wanita yang sekarang menjadi istri ayah. Wanita itu Sherina, kekasihku. Sungguh rindu ini membawa pilu.

Dengan seketika aku mengambil pakaianku dari kamar dan aku pergi dari tempat ini. Aku tak akan pernah kembali.



Kumpulan Puisi Sapardi Djoko Damono


DikRust.Com- Bagi para pecinta sastra pastinya kenal dengan yang namanya Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono.  Lahir di Surakarta, 20 Maret 1940; seorang pujangga berkebangsaan Indonesia terkemuka. Ia kerap dipanggil dengan singkatan namanya, SDD. SDD dikenal melalui berbagai puisinya mengenai hal-hal sederhana namun penuh makna kehidupan, sehingga beberapa di antaranya sangat populer, baik di kalangan sastrawan maupun khalayak umum.

Berikut adalah beberapa puisi karya Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono yang saya dapat dari berbagai sumber.


AKULAH SI TELAGA

Oleh : Sapardi Djoko Damono

akulah si telaga: berlayarlah di atasnya;
berlayarlah menyibakkan riak-riak kecil yang menggerakkan
bunga-bunga padma;
berlayarlah sambil memandang harumnya cahaya;
sesampai di seberang sana, tinggalkan begitu saja
— perahumu biar aku yang menjaganya

Perahu Kertas,
Kumpulan Sajak,
1982.

AKU INGIN

Oleh : Sapardi Djoko Damono

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada


SONET: Y

Oleh : Sapardi Djoko Damono

Walau kita sering bertemu
Di antara orang-orang melawat ke kubur itu
Di sela-sela suara biru
Bencah-bencah kelabu dan ungu
Walau kau sering kukenang
Di antara kata-kata yang lama t’lah hilang
Terkunci dalam bayang-bayang
Dendam remang
Walau aku sering kau sapa
Di setiap simpang cuaca
Hijau menjelma merah cuaca
Di pusing jantra
Ku tak tahu kenapa merindu
Tergagap gugup di ruang tunggu


MATA PISAU

Oleh : Sapardi Djoko Damono

mata pisau itu tak berkejap menatapmu
kau yang baru saja mengasahnya
berfikir : ia tajam untuk mengiris apel
yang tersedia di atas meja
sehabis makan malam;
ia berkilat ketika terbayang olehnya urat lehermu


SONNET: X

Oleh : Sapardi Djoko Damono

Siapa menggores di langit biru
Siapa meretas di awan lalu
Siapa mengkristal di kabut biru
Siapa mengertap di bunga layu
Siapa cerna di warna ungu
Siapa bernafas di detak waktu
Siapa berkelebat setiap kubuka pintu
Siapa mencair di bawah pandangku
Siapa terucap di celah kata-kataku
Siapa mengaduh di bayang-bayang sepiku
Siapa tiba menjemput berburu
Siapa tiba-tiba menyibak cadarku
Siapa meledak dalam diriku
: Siapa aku


SONET: HEI! JANGAN KAU PATAHKAN

Oleh : Sapardi Djoko Damono

Hei! Jangan kau patahkan kuntum bunga itu
Ia sedang mengembang; bergoyang dahan-dahannya yang tua
Yang telah mengenal baik, kau tahu,
Segala perubahan cuaca.
Bayangkan: Akar-akar yang sabar menyusup dan menjalar
Hujanpun turun setiap bumi hampir hangus terbakar
Dan mekarlah bunga itu pelahan-lahan
Dengan gaib, dari rahim Alam.
Jangan; saksikan saja dengan teliti
Bagaimana Matahari memulasnya warna-warni, sambil diam-diam
Membunuhnya dengan hati-hati sekali
Dalam Kasih sayang, dalam rindu dendam Alam;
Lihat: Iapun terkulai pelahan-lahan
Dengan indah sekali, tanpa satu keluhan

SONET: ENTAH SEJAK KAPAN

Oleh : Sapardi Djoko Damono

Entah sejak kapan kita suka gugup
Di antara frasa-frasa pongah
Di kain rentang yang berlubang-lubang
Sepanjang jalan raya itu; kita berhimpitan
Di antara kata-kata kasar yang desak-mendesak
Di kain rentang yang ditiup angin,
Yang diikat di antara batang pohon
Dan tiang listrik itu; kita tergencet di sela-sela
Huruf-huruf kaku yang tindih-menindih
Di kain rentang yang berjuntai di perempatan jalan
Yang tanpa lampu lalu-lintas itu. Telah sejak lama
Rupanya kita suka membayangkan diri kita
Menjelma kain rentang koyak-moyak itu, sebisanya
Bertahan terhadap hujan, angin, panas, dan dingin




YANG FANA ADALAH WAKTU

Oleh : Sapardi Djoko Damono

Yang fana adalah waktu. Kita abadi:
memungut detik demi detik, merangkainya seperti bunga
sampai pada suatu hari
kita lupa untuk apa.
“Tapi, yang fana adalah waktu, bukan?”
tanyamu.
Kita abadi.
 Perahu Kertas,Kumpulan Sajak,
1982.


DALAM DIRIKU

oleh: Sapardi Djoko Damono

Dalam diriku mengalir sungai panjang,
Darah namanya;
Dalam diriku menggenang telaga darah,
Sukma namanya;
Dalam diriku meriak gelombang sukma,
Hidup namanya!
Dan karena hidup itu indah,
Aku menangis sepuas-puasnya

HUJAN BULAN JUNI

oleh: Sapardi Djoko Damono

Tak ada yang lebih tabah
Dari hujan bulan juni
Dirahasiakannya rintik rindunya
Kepada pohon berbunga ituTak ada yang lebih bijak
Dari hujan bulan juni
Dihapuskannya jejak-jejak kakinya
Yang ragu-ragu di jalan itu.
Tak ada yang lebih arif
Dari hujan bulan juni
Dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu


DI ATAS BATU

oleh: Sapardi Djoko Damono

Ia duduk di atas batu dan melempar- lemparkan kerikil ke tengah kali…
Ia gerak-gerakkan kaki-kakinya di air sehingga memercik ke sana ke mari…
Ia pandang sekeliling :
matahari yang hilang – timbul di sela goyang daun-daunan,
jalan setapak yang mendaki tebing kali,
beberapa ekor capung
— ia ingin yakin bahwa benar-benar berada di sini


PERCAKAPAN MALAM HUJAN

oleh: Sapardi Djoko Damono

Hujan, yang mengenakan mantel, sepatu panjang, dan payung, berdiri di samping tiang listrik.
Katanya kepada lampu jalan,
“Tutup matamu dan tidurlah. Biar kujaga malam.”
“Kau hujan memang suka serba kelam serba gaib serba suara desah;
asalmu dari laut, langit, dan bumi;
kembalilah, jangan menggodaku tidur.
Aku sahabat manusia. Ia suka terang.”

HATIKU SELEMBAR DAUN

oleh: Sapardi Djoko Damono

Hatiku selembar daun melayang jatuh di rumput;
nanti dulu, biarkan aku sejenak…
Terbaring di sini;
ada yang masih ingin kupandang,
yang selama ini senantiasa luput;
Sesaat adalah abadi sebelum kausapu
tamanmu setiap pagi…


PADA SUATU HARI NANTI

oleh: Sapardi Joko Damono

Pada suatu hari nanti
jasadku tak akan ada lagi…
tapi dalam bait-bait sajak ini
kau tak akan kurelakan sendiri…

Pada suatu hari nanti
suaraku tak terdengar lagi…
tapi di antara larik-larik sajak ini
kau akan tetap kusiasati…

Pada suatu hari nanti
impianku pun tak dikenal lagi…
namun di sela-sela huruf sajak ini
kau tak akan letih-letihnya kucari…


KISAH

oleh: Sapardi Djoko Damono

Kau pergi, sehabis menutup pintu pagar sambil sekilas menoleh namamu sendiri yang tercetak di plat alumunium itu…
Hari itu musim hujan yang panjang dan sejak itu mereka tak pernah melihatmu lagi…
Sehabis penghujan reda, plat nama itu ditumbuhi lumut sehingga tak bisa terbaca lagi…
Hari ini seorang yang mirip denganmu nampak berhenti di depan pintu pagar rumahmu, seperti mencari sesuatu…
la bersihkan lumut dari plat itu, Ialu dibacanya namamu nyaring-nyaring.
Kemudian ia berkisah padaku tentang pengembaraanmu..




BUNGA, 1

Oleh : Sapardi Djoko Damono

(i)
Bahkan bunga rumput itu pun berdusta.
Ia rekah di tepi padang waktu hening pagi terbit;
siangnya cuaca berdenyut ketika nampak sekawanan gagak
terbang berputar-putar di atas padang itu;
malam hari ia mendengar seru serigala.

Tapi katanya, “Takut? Kata itu milik kalian saja, para manusia. Aku
ini si bunga rumput, pilihan dewata!”

(ii)
Bahkan bunga rumput itu pun berdusta.

Ia kembang di sela-sela geraham batu-batu gua pada suatu pagi,
dan malamnya menyadari bahwa tak nampak apa pun dalam gua
itu dan udara ternyata sangat pekat dan tercium bau sisa bangm
dan terdengar seperti ada embik terpatah dan ia membayangkan
hutan terbakar dan setelah api ….

Teriaknya, “Itu semua pemandangan bagi kalian saja, para
manusia! Aku ini si bunga rumput: pilihan dewata!” 
Perahu Kertas,Kumpulan Sajak,
1982.


BUNGA, 2

Oleh : Sapardi Djoko Damono


mawar itu tersirap dan hampir berkata jangan ketika pemilik
taman memetiknya hari ini; tak ada alasan kenapa ia ingin berkata
jangan sebab toh wanita itu tak mengenal isaratnya — tak ada
alasan untuk memahami kenapa wanita yang selama ini rajin
menyiraminya dan selalu menatapnya dengan pandangan cinta itu
kini wajahnya anggun dan dingin, menanggalkan kelopaknya
selembar demi selembar dan membiarkannya berjatuhan
menjelma
pendar-pendar di permukaan kolam 
Perahu Kertas,Kumpulan Sajak,
1982.



BUNGA, 3

Oleh : Sapardi Djoko Damono 


seuntai kuntum melati yang di ranjang itu sudah berwarna coklat
ketika tercium udara subuh dan terdengar ketukan di pintu
tak ada sahutan
seuntai kuntum melati itu sudah kering: wanginya mengeras di
empat penjuru dan menjelma kristal-kristal di udara ketika
terdengar ada yang memaksa membuka pintu
lalu terdengar seperti gema “hai, siapa gerangan yang telah
membawa pergi jasadku?” 
Perahu Kertas,Kumpulan Sajak,
1982.



AKULAH SI TELAGA

Oleh : Sapardi Djoko Damono

berlayar di atasnya
berlayarlah menyibakkan riak-riak kecil yang menggerakkan bunga-bunga padma;
berlayarlah sambil memandang harumnya cahaya;sesampai di seberang sana, tinggalkan begitu saja
-- perahumu biar aku yang menjaganya


SAJAK KECIL TENTANG CINTA

Oleh : Sapardi Djoko Damono

Mencintai angin harus menjadi siut...
Mencintai air harus menjadi ricik...
Mencintai gunung harus menjadi terjal...
Mencintai api harus menjadi jilat...
Mencintai cakrawala harus menebas jarak...
MencintaiMu harus menjadi aku”



SIHIR HUJAN

Oleh : Sapardi Djoko Damono


 Hujan mengenal baik pohon, jalan, dan selokan
-- swaranya bisa dibeda-bedakan;
kau akan mendengarnya meski sudah kaututup pintu dan jendela.
Meskipun sudah kau matikan lampu.

Hujan, yang tahu benar membeda-bedakan, telah jatuh di pohon, jalan, dan selokan
- - menyihirmu agar sama sekali tak sempat mengaduh
waktu menangkap wahyu yang harus kau rahasiakan.



KUHENTIKAN HUJAN

Oleh : Sapardi Djoko Damono

kuhentikan hujan ,kini matahari
merindukanku, mengangkat kabut pagi perlahan

ada yang berdenyut
dalam diriku
menembus tanah basah
dendam yang dihamilkan hujan
dan cahaya matahari

tak bisa kutolak matahari
memaksaku menciptakan bunga-bunga



Beberapa puisi karya Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono yang bisa saya posting. Sungguh karya yang luarbiasa hebat.

Semoga Bermanfaat ya... :)

Sumber : https://rustandidiki.blogspot.co.id/2018/04/kumpulan-puisi-karya-sapardi-djoko.html